Slamet Yuliono

SLAMET YULIONO, Si Pembelajar yang ingin dan ingin terus belajar kepada siapa saja. Dan berharap dengan bimbingan dan petunjuk-Nya, bisa bermanfaat bag...

Selengkapnya
7 Manfaat Menulis Jurnal Harian
http://karyaberbahasa.blogspot.com/2016/08/tujuan-dan-unsur-unsur-menulis-buku.html

7 Manfaat Menulis Jurnal Harian

Episode : Panduan Praktis Menjadi Pembelajar (2)

------------------------

Menyambung tulisan sebelumnya dan masih berada di awal bulan Juli 2018 insyaallah artikel ini akan berseri dan disambung di hari-hari selanjutnya. Meskipun penulis belum yakin benar bisa konsisten untuk selalu menulis setiap hari apa tidak. Tetapi dengan niat yang tulus ini, semoga mendapat ridho Allah SWT untuk tetap konsisten. Sehingga bisa bermanfaat bagi penulis dan menjadi khasanah tambahan ilmu yang berkah serta untuk semua yang ada di blok (gurusiana) maupun grup WA lain yang tercinta.

Menulis secara konsisten setiap hari merupakan pekerjaan yang sangat berat, apalagi bila itu tidak dilatih dari kecil. Tetapi semua yang ada di dunia yang sifatnya fana tidak ada kata tidak mungkin, percayalah karena itu janji Allah. Dengan usaha dan do'a demi kebaikan dan upaya merealisasikan pekerjaan seperti ini, tidak ada jalan lain kecuali memotivasi diri, adanya pemaksaan diri, adanya tuntutan, adanya komunitas yang baik dan mendukung, dan ada tegoran dari sosok panutan.

Ungkapan manusia hanya bisa berencana dan Allah sebagai pemilik tunggal otoritas kemauan manusia yang mutlak. Tetapi tidak berarti kita menyerah begitu saja atas takdir dan kehenda-Nya, teruslah berusaha dan tetap membangun kemauan yang keras untuk selalu berdo'a agar keinginan mulia untuk membahagiakan diri dengan tekat bisa bermanfaat bagi orang lain bisa terwujud. Dan semoga ketentuan Allah yang maha mutlak berupa takdik buruk dan malas itu bisa dibatalkan oleh-Nya. Aamiin.

====

Sebagai sosok pendidik yang berusaha untuk 'profesional' rutinitas dan dilakukan secara konsisten untuk melakukan kegiatan tulis menulis bukan hal berat. Entah di lembar buku/kertas catatan siswa dan guru dalam bentuk tulisan tangan, maupun menyimpan tulisannya di gawai (laptop/PC).

Namun masalahnya ada pada konsisten dan 'keajegan' dalam membuat dan menyusun catatan harian. Kendala itu yang terkadang belum bisa saya (kita) jalankan dengan baik. Ada beragam alasan pembenar, kenapa perbuatan mulia meskipun sederhana ini sulit dilakukan: (1) Malas. Lagu lama dari mayoritas kita dan biasa dijadikan alasan dengan argumen (khusus) bagi guru sudah lama kok masih membuat catatan dan menulis, kan sudah hafal dengan apa yang sudah kita lakukan selama bertahun-tahun; (2) Tidak ada paksaan dan tuntutan. Guru seharusnya ada tuntutan maupun tidak, wajib membukukan catatan sekaligus sebagai evaluasi diri. Namun 'ada' guru yang baru membuat dan merapikan tulisan itu karena 'keterpaksaan' akan ada akreditasi (penilaian) atau Kepala Sekolah (KS) yang selalu minta dan rutin dilakukan; (3) Bandel. Untuk permasalahan ini lebih pada adanya kecocokan dan ketidakcocokan guru dengan sesama guru, dengan staf sekolah, dan atau dengan KS.

Sebenarnya masih ada beberapa alasan lain yang dilakukan guru maupun yang bukan guru enggan dalam membuat catatan, atau lebih tepatnya jurnal harian. Namun bila kita ingin ada hikmah dan manfaat besar, ayo kita mulai mencoba membuat catatan harian seperti kita masih usia belasan dulu. Rapi, benar, salah, kurang sesuai, pantas, kurang pantas yang penting kita 'action' dan rasakan dampak yang kita dapat.

Tulisan ini tidak bermaksud menggurui, apalagi saya (penulis) juga bukan manusia yang pandai mengemas sebuah karya. Namun sekali lagi ini hanya sebagai pengingat untuk diri sendiri yang sekaligus sarana berbagi, siapa tahu ada manfaatnya. Simak selengkapnya manfaat membuat catatan harian berikut ini.

1. Memori tersimpan rapi
Menulis jurnal harian sama dengan menyimpan memori. Anda bisa bebas menulis apa yang terjadi hari ini dan mengenangnya pada suatu hari nanti. Membaca jurnal harian pun sama seperti memasuki mesin waktu, Anda bisa bernostalgia dengan membaca tulisan lama.

2. Meningkatkan kemampuan menulis
Selain memori yang tersimpan rapi melalui jurnal harian, kemampuan Anda dalam menulis juga akan semakin membaik. Mungkin awalnya Anda hanya menulis kata-kata curahan hati setiap hari di rumah, sekolah, atau beragam permasalahan. Namun siapa tahu Anda akan bisa merasakan setelah menghasilkan karya yang berharga dari situ?

3. Mengingat dan Lebih menyadari masa lalu
Manusia itu identik dengan kebiasaan melupakan peristiwa yang pernah terjadi. Namun dengan adanya jurnal harian, Anda akan diingatkan dan lebih menyadari kejadian di masa lalu. Lagi pula, masa lalu adalah momen terpenting yang membentuk Anda di masa sekarang dan bahkan menentukan langkah di masa depan.

4. Belajar dari kesalahan
Manfaat lain yang juga penting dari menulis jurnal harian adalah Anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu. Sebab kebanyakan orang mungkin menyadari kesalahannya, namun setelah waktu berjalan, mereka justru mengulanginya lagi.

5. Sebagai terapi
Tahukah Anda, membaca tulisan sendiri itu menyenangkan. Jika Anda merasa kesepian dan tidak ada teman bicara, coba saja baca jurnal harian yang sudah Anda tulis. Jurnal tersebut akan berfungsi sebagai terapi yang mengatasi rasa kesepian Anda.

6. Sarana menghibur diri

Dengan membaca kembali dari catatan harian, Anda akan bisa tersenyum sendiri dan ini bisa dijadikan sarana menghibur diri di saat Anda 'galau'. Bahkan bisa dijadikan pelajaran, bahwa sesuatu yang dulu sulit Anda lakukan seolah-olah mustahil, ternyata seiring dengan berjalannya waktu dan berproses hal yang mustahil itu bisa Anda lakukan dan lewati.

7. Mengevaluasi diri
Sejak pertama sampai terakhir kali menulis, Anda pasti merasakan perubahan dalam diri. Anda bisa mengevaluasi dan memahami berbagai perkembangan yang terjadi selama hidup. Adanya jurnal harian pun membantu Anda mengenal diri dengan lebih baik.

Itulah berbagai manfaat menulis jurnal harian. Ayo mulai menulis dan rasakan manfaatnya!

-----------------------

Turen - Malang, 2 Juli 2018

Si Pembelajar - Slamet Yuliono -

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Tulisan pak guru selalu adem untuk dibaca. Jazakallah khoir...pak guru, semoga kita bisa terus "ajeg" untuk menulis, karena memang banyak sekali manfaatnya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

02 Jul
Balas

Ya Bunda. Ini baru mulai nulis lagi vakum ada tugas lain ....

02 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali