Slamet Yuliono

SLAMET YULIONO, dilahirkan sebagai anak ke sepuluh dari sebelas bersaudara. Ibu berpendidikan SR Ongko Loro dan Ayah lulusan SMP, tetapi rasa sayang d...

Selengkapnya

Emas OSN IPS SMP Nasional dan Keberkahan Diri

Episode Mawas Diri (1)

-----------------------

AKTIVITAS padat dimulai dari menyelesaikan penulisan ijazah bagi siswa yang telah lulus ujian, menunda membeli buku dan keperluan anak, menyiapkan perangkat pembelajaran memasuki tahun ajaran baru, hingga menata ulang materi ajar saya 'hentikan'. Setelah saya lihat jam 16.55 ada WA masuk di HP 'jadul' yang berisi ucapan 'Selamat' dari pembimbing Ananda Adit (Wakil OSN - IPS - satu-satunya dari Kab. Malang - Jatim) yang mampu mengharumkan nama sekolah (SMP Negeri 1 Turen) - Kabupaten Malang, bahkan Propinsi Jawa Timur membawa pulang (hasil) medali emas.

Antara percaya dan tidak. Penilaian 'dini' penulis yang membalikkan keadaan dari rasa pesimis ke rasa bangga luar biasa karena usaha dan atas kerja keras yang dilakukan oleh semua pihak pastinya disertai do'a mampu membalikkan prediksi dari sekedar partisipan menjadi Emas.

Sekali lagi penulis merasa bersalah kepada Ananda Adit (peraih medali emas) yang 'maaf' bila dilihat dari fisik yang mungil dan penampilan kalem, sederhana dan lemah. Ternyata di balik kondisi fisik yang kurang mendukung itu, potensi kemampuan 'otak', daya nalar, dan pikirnya sangat luar biasa. Dan ini dibuktikan atas hasil maksimal yang diperolehnya saat OSN.

'Selamat untuk Ananda Adit' tentunya atas dukungan dari semua pihak yang berada di balik layar kesuksesanmu. Medali Emas saat mengikuti OSN di Tingkat Nasional dan ini baru pertama diraih dari sekolah kami yang berada dipinggiran. Sekolah yang jauh dari bisingnya kota menambah kebanggaan kami dari seluruh civitas akademis SMP Negeri 1 Turen.

====

Mengambil hikmah dari artikel di atas, bila ini dikaitkan dengan rencana Allah. Manusia jelas tidak ada apa-apanya, terutama dalam menentukan penilaian apakah itu tentang sukses - gagal, pandai - lemah, kaya - sederhana. Meskipun sejarah ummat memberikan 'ibrah' dari kisah-kisah terdahulu, yang terkadang hanya dijadikan pajangan dan pengingat sementara.

Dengan menulis, merenung, dan sesal yang terlambat ini coba saya urai menjadi bentuk artikel. Semoga dengan tertuangnya tulisan berikut, setidaknya bisa kembali jadi pelajaran bagi saya yang 'lemah nan bodoh' dan semoga bisa berguna bagi semua pihak atas keterbatasan yang kita miliki:

Pertama, kisah Nabi Nuh AS yang meminta pertolongan kepada Allah SwT untuk mengalahkan orang-orang yang memusuhinya, beliau berdoa: "... Maka dia (Nuh) mengadu kepada Tuhan-nya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).....” (QS.al-Qamar:10). Tetapi apa yang beliau dapatkan?. Allah malah menurunkan hujan yang begitu dahsyat hingga terjadi banjir yang menenggelamkan seluruh manusia. Seluruhnya habis dan hanya tersisa rombongan Nabi Nuh yang berada diatas kapalnya.

Kedua, Nabi Musa AS. Ketika bayi Musa AS menangis, seluruh negeri menjadi heboh. Fir’aun, istrinya dan seluruh penduduk kebingungan untuk menenangkan bayi ini. Bayi ini tidak mau menerima susu dari wanita-wanita mesir saat itu. Ternyata kehebohan ini adalah cara Allah untuk mendatangkan seorang wanita yang tinggal diseberang sungai. Yang tak lain adalah ibunda Nabi Musa sendiri. Seperti tertuang dalam Firman Alla SWT: " ... Dan Kami Cegah dia (Musa) menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah dia (saudaranya Musa), “Maukah aku tunjukkan kepadamu, keluarga yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik padanya ... ?” (QS.al-Qashas:12)

Ketiga, Nabi Yusuf AS. Cukup lama Nabi Yusuf AS tinggal dalam gelapnya penjara. Ketika Allah berkehendak untuk membebaskannya, Allah tak perlu menghancurkan dinding atau mengirim pasukan yang besar. Cukup dengan mengirim mimpi kepada raja yang tak bisa ditafsirkan oleh siapapun kecuali Yusuf. Dan dalam waktu singkat beliau dibebaskan dan diberi jabatan yang tinggi dalam pemerintahan.

Kisah-kisah di atas mengajarkan kepada kita bahwa Allah memiliki rencana yang terbaik bagi setiap hamba-Nya. Pemberian Allah adalah kejutan yang tak mampu kita bayangkan. Imam Ali bin Abi tholib pernah berpesan, “Berharaplah kepada sesuatu yang tidak kau harapkan melebihi sesuatu yang kau harapkan”

Rezeki, nikmat dan pemberian Allah adalah misteri. Percayalah bahwa ada rencana Allah dibalik semua do'a dan usaha kita. Nantikan kejutan-kejutan indah dari-Nya dan jangan pernah putus asa. Semoga Allah merahmati kita semua. Aamiin ....

-----------------------

Turen - Kab. Malang, 6 Juli 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Aamiin ya robbal alaamiin. Senantiasa bersyukur, menjadikan diri ini selalu meyakini ada "rencana terindah" dari Allah untuk kita. Jazakallah khoir...pak guru untuk artikel yang penuh makna. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

06 Jul
Balas

Manusia yang penuh kurang dan khilaf, bisa menjadi lebih baik bila selalu diingatkan. Terima kasih Bunda atas atensinya.

06 Jul

Artikel yang berbobot pak, mencerahkan pastinya. Memang menilai orang tidak bisa hanya dari luarnya saja. Kita harus potret luar dan dalam agar berimbang. Dalam setiap kegiatan sebaiknya kita optimis tapi didukung oleh semangat juang yang tinggi, belajar keras, dan terus berdoa demi keberhasilan. Saya suka dengan kalimat kesimpulan ini: Rezeki, n8kmat, dan pemberian Allah adalah misteri. Kereen...

07 Jul
Balas

sifat manusia Bunda dan mari belajar dari kebiasaan buruk tersebut. Terima kasih atas atensinya.

07 Jul

Aamiin...

06 Jul
Balas

Aamiin.... sayang foto saat tulisan saya unggah tidak bisa.

06 Jul

Fotonya mungkin terlalu besar ukurannya pak, perlu dicrop dulu. Biasanya setelah dipotong bisa muncul waktu di-apload

07 Jul

Mungkin Bunda

11 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali